Indahnya pertemanan itu..

“Hari terus berlalu, tak terasa berujung dengan berganti tahun. Pun tahun-tahun yang dilewati itu telah kosong bersama hari hari indah dulu ketika pertemenan indah diwaktu sekolah dan kuliah .. tapi kembali waktu itu berpihak kepada pertemanan indah itu..

ketika aku dipertemukan kembali dengan teman-teman lama , ketika itu pula hatiku mulai bersorak girang yang tak bisa dikatakan dengan kata-kata apapun… indaaaaaaaaaah sekali !! seindah hatiku ketika mendapatkan kabar berita dari teman-teman lama ku itu…

TUHAN… ternyata keindahan pertemanan itu kembali akan KAU ukir untukku, menemani hariku yang kala sepi akan hadirnya teman seperjuangan aku yang telah lama tidak pernah bersapa dengan ku…

TERIMA KASIH TUHAN…

Setelah sekian lama , satu persatu aku kembali bertemu dan bersapa dengan mereka.. hidup ini berasa kembali berwarna membawa aku ke dalam indahnya masa dahulu, ketika beban hidup tidak begitu dihiraukan…”

YACH… mungkin sebagian dari anda bisa merasakan bagaimana indahnya bertemu dengan teman lama yang sudah bertahun-tahun tidak pernah ketemu dan bersapa. Itulah yang aku rasakan saat ini. Satu persatu aku disapa oleh teman lama aku waktu di sekolah dan perkuliahan ku. Kenapa tiba-tiba aku merasa sangat bahagia, kebahagiaan yang sangat nyata dan telah menyentuh hatiku, dan kembali menyadarkan aku betapa penting dan tingginya arti dan nilai pertemanan baik itu?

Rasanya ingin bertemu semua teman teman lama, pasti kita akan bercanda.. bercerita tanpa henti dan tertawa selepasnya mengingat masa lalu nan indah.. oh indahnya…!!!

Mungkin anda merasakan hal yang sama dengan ku?

6 Tanggapan ke “Indahnya pertemanan itu..”

  1. S e l V I M o N o d I

    Selvi…….. nama yg indah dan begitu bermakna bagiku, nama itu pernah menjadi bagian dari masa laluku. Masa lalu dimana tidak pernah satu haripun terlewatkan tanda canda dan tawa, apapun yg terucap smuanya akan menjadi canda tawa yang kadang2 membuat orang2 di sekeliling ku menjadi terusik, marah, jengkel, bahkan banyak juga yg secara diam2 geli mlihatnya…

    itulah Selvi, yang ada dan telah mengisi hari2ku dulu, tapi yakinlah Selvi itu masih sangat besar pengaruhnya bagi diriku sampai sekarang…

    Hampir 12 tahun tidak pernah ada Selvi dalam hari2 ku, sampai suatu saat yang ntah disengaja atau tidak, aku menemukan nama Selvi lagi, tapi kebenaran yang ku dapati, dia memang Selvi, Selvi Monodi Putri Sahabat ku……

    Hiiii Vi, tulisannya bagus n truuus berkreasi lagi ya, kayaknya Ibu yang satu ni emank jagonya deh berpuitis2 ria……gue jadi kbawa2 puitis neeeh hiiiiiii hhhoooooo ( ga gue banget deeh) .

  2. ciciiiiiiiiiiiiiiiiiiii…
    thanks yach udah jadi orang pertama yang mengomentari tulisan selvi ini
    tulisan ini juga terinsprirasi dari pertemuan kita setelah 12 tahun tidak pernah saling memberi kabar…
    you’re my best friend cici…

    “selvi monodi”

  3. Yah teman kan terasa indah klo kita bisa menerima teman itu apa ada nya , dan begitu juga sebaliknya. Temanlah yg kadang kala tau tentang keadaan sebenernya dr pada keluarga sendiri, sudah sewajarnya klo kita selalu menjaga pertemanan itu dalam diri kita masing2… karena teman yg baik adalah teman yg mengerti dan menghargai teman juga… ed dah ngomong apa seh wa ,… huahauhauhauahuhauahua kek ahli aja nih :) ) pi gpp ini kan buat teman juga , biar teman senang , kan jadi ibadah bah\gi kiu ya ga ? iyah ajaj dari pada benjol :P

  4. Hi..hi..hi…, Selvi, membaca tulisanmu jadi ingat kita saat sekantor dulu. Indahnya ketawa ketiwi bersama.. hi..hi…kasih komentar usil pada orang sambil cekikikan… hi..hi..hi..ha..ha..ha…. Masih suka lewat nggak sang model kita yang suka jalan – jalan di depan kita nggak pake sendal… atao si Jaiman yang suka pergi tanpa pamit…hi..hi..hi…. indah nian Selvi… hidup jadi begitu penuh warna saat kita kenang masa bersama dulu.

  5. Selvi, dalam pepatah mengatakan “tak kenal maka tak sayang”, dalam islam mengajarkan tentang “Habluminannas/hubungan sesama hamba-Nya”
    dan dalam hadist juga mengatakan “bahwa semakin banyak kawan akan mendatangkan pintu rezki yang melimpah”.
    so keeping touch aja dan jangan pernah memutuskan hubungan silaturrahim.
    Ok babe.. sukses selalu.

  6. saat paling indah adalah zaman remaja.

Tinggalkan Balasan