Arsip untuk November, 2007

Cinta, Ruang dan Batas

Posted in Uncategorized on November 26, 2007 by selvimonodi

black.jpg

Cinta itu bisa tumbuh kapan dan dimana saja selama ia mau.

 Cinta itu bisa terus ada tanpa ada batas yang membatasinya.

Cinta itu tidak bisa melihat ruang yang kosong karena cinta itu terlalu indah untuk tidak diisi dengan segala keindahan cinta.

Siapapun dan dimanapun kamu, kalau cinta itu sudah mulai mendekati, dekat dan semakin dekat dengan hati dan jiwa kita, kita tidak akan bisa menolak kehadiran cinta itu. Mungkin ada sebagian orang tidak bisa mengartikan cinta yang sebenarnya, karena cinta itu sendiri tidak bisa di bohongi.

Cinta itu ada mulai dari hati dan rasa. Ketika kita mencoba membohongi diri kita untuk cinta, kamu akan tersakiti dengan kebohongan itu.

Cinta itu tulus adanya. Cinta itu terlalu suci untuk disakiti. Cinta itu adalah suatu penghargaan sebuah rasa sayang untuk seseorang yang disayangi.

Maka dari itu hargai dan nikmatilah cinta itu dengan segala keindahannya…

Belajar Menghargai Hidup Lewat ‘anak’

Posted in Uncategorized on November 16, 2007 by selvimonodi

dear1.jpg

Hidup di jaman seperti sekarang yang menjanjikan banyak kesenangan untuk bisa lebih menikmati hidup sendiri membuat banyak orang berfikir untuk apa menikah muda atau  menikah terlalu cepat. Karena banyak orang juga yang menganggap dengan adanya pernikahan semua kebebasan sebelum menikah itu akan mulai tertutupi. Mungkin itu ada benarnya juga, tapi kalau menurut saya sebagai perempuan menikah muda itu ada juga baiknya..disini saya akan bercerita bagaimana saya menilai arti kehidupan setelah saya tidak sendiri lagi apalagi sekarang saya hidup sudah di karuniai dua orang anak walaupun hanya satu yang diputuskan oleh-Nya sampai saat ini untuk saya rawat dan besarkan agar kelak bisa menjadi anak yang bisa menjadi “seseorang” dalam arti kata positif.

Menurut saya hidup setelah menikah itu sangat mengasyikkan. Saya tidak menyesal dengan keputusan yang saya ambil untuk menikah diusia bisa dibilang masih terlalu muda untuk hidup di kota metropolitan ini. Karena ada kenikmatan tersendiri apalagi setelah adanya anak dalam hidup berumah tangga. Rasanya keindahan hidup semakin nyata dan berwarna. Mengapa di awal tulisan ini saya menuliskan ”Menghargai hidup lewat anak?”… karena dengan adanya anak ini lah saya betul-betul menghargai waktu yang ada untuk bisa di gunakan dengan sebaik-baiknya. saya lebih bisa mengatur dan mengendalikan emosi dan keinginan saya akan hal-hal yang berbau positif dan mungkin juga negatif. Saya merasa lebih bisa untuk menghargai apapun yang berhubungan dengan kebaikan dan perkembangan jiwa anak. Hidup dalam lingkungan seperti sekarang apalagi kata orang “ini jakarta men”, berteman dengan berbagai macam sifat orang, tidak menutup kemungkinan untuk melakukan hal-hal yang berbau negatif itu sangat berpeluang besar sekali. Tapi seperti yang saya bilang tadi ternyata hanya dengan satu kata “anak” itu bisa merubah segalanya.

Saya ingin menjadi ibu yang baik buat anak saya. Bisa menjadi panutan dan penuntun bagi anak saya untuk melangkah kedepan. Saya ingin menjadi ibu yang bisa mengarahkan anak saya kelak bisa menjadi ”seseorang” yang berprestasi untuk sekarang dan kelak dia besar.

“Semua langkah buruk saya terhenti karena anak dan semua langkah baik saya menjadi mantap ke depan juga karena anak”.

Itulah makanya kenapa saya menulis ini karena memang hidup saya lebih merasa saya hargai karena hadirnya anak dalam proses kehidupan saya ini.

Persahabatan vs Cinta

Posted in Uncategorized on November 16, 2007 by selvimonodi

duo.jpg

Persahabatan yang terjalin dengan indah akankan harus ternoda hanya dengan satu kata “cinta”  yang tumbuh dalam persahabatan itu….persahabatan itu harus terus ada tapi tidak dengan adanya cinta serta keinginan untuk memiliki terhadap sahabat sendiri. 

Ketika persahabatan itu tidak ingin ternodai tapi dibalik itu rasa cinta semakin menggebu ingin melebihi rasa yang dibatasi dalam kata ‘sahabat’menjadi satu yang sangat special.. apa yang harus dilakukan sementara persahabatan adalah satu kata yang paling indah untuk di jalani di dunia ini… karena persahabatan adalah salah satu cara membuat hidup menjadi lebih berwarna dan lebih berarti… 

Tapi persahabatan itu sekarang harus berakhir karena satu kata “cinta” yang ingin menodainya,,, apakah itu jalan terbaik untuk mengakhiri persahabatan ketika persahabatan itu selalu mengikutinya…. 

Bagaimana dengan anda menyikapi dilema ini……..?