ketika cinta itu tak bicara…
mencintai … dicintai
dua kata indah cermin bahagia
dua kata bangkitkan semangat hidup yang telah patah
dua kata hilangkan gundah gulana…
dua kata merubah segalanya menjadi indah…
tapi ketika dua kata itu tidak bicara…
hanya dirasa, akankah dua kata itu bisa lebih bermakna?
cinta itu ternyata tak harus bicara
dengan diam pun cinta itu bisa berkata,
mungkin melebihi kata-kata indah…
ketika cinta itu tak bicara…
September 5, 2007 pada 8:15 am
Luapan ekspresi secara emosiaonal keluar dengan berbicara Cinta.Cinta bisa menjadikan seseorang jadi gelap mata.tapi malah bisa menjadi cambuk semangat yang timbul karena perasaan yang keluar dari lubuk yang terdalam tanpa memandang siapa dan dari mana.Sebisa mungkin jangan terlena dengan cinta.Bagaiman dengan anda sendri,?
September 5, 2007 pada 9:08 am
dibawah alam sadar ketika sesuatu itu bergerak dengan sendirinya dan ternyata itu adalah cinta…
kita tidak membutuhkan seorang pelawak yang profesional untuk membuat kita tersenyum…
September 5, 2007 pada 9:12 am
thanks atas commentnya…
September 5, 2007 pada 10:13 am
mau dong dicintai ama yang manis,cantik, menarik (maunya)…hehehe
September 5, 2007 pada 1:24 pm
Yuhuuuuuuuu……..
lagi jatuh cinta nih?
September 6, 2007 pada 2:37 am
cinta mang asyiknya meraba2 sih makanya indah diwaktu cinta ga bicara lagi
pi setiap org punya cinta, dan mempunyai bermacam alasan untuk cinta, pi yang utama dan abadi bagusnya cinta ama rosul dan Tuhan :”> kek UJ nih wa
penulis keknya pujangga lama deh
kawkawkawkawka… sip tulisannya maju trus pantang mundur
September 6, 2007 pada 5:13 am
WOW…!!
Misteri…cinta
“Dia” memang diam…
“Dia” memang sunyi…
“Dia” sangat hening…
Tapi Dia merupakan energi dan gelombang maha dahsyat yang dapat menyapu dan meluluh lantakkan segala angkara,kebencian dan kedengkian..
Besyukurlah orang-orang yang dikaruniai oleh cinta..karena dia akan terus menyebarkan aromanya,menularkan virusnya menjelajahi lembah-lembah dan menyebrangi samudra luas..Berikanlah!
September 6, 2007 pada 9:19 am
Bagaimana kita bisa tahu itu adalah cinta kalau cinta hanya bisa dilakukan dengan diam saja?
September 6, 2007 pada 11:24 am
kenapa gw nafsu ya liat foto lu di depan
September 6, 2007 pada 11:27 am
cinta kata yang indah untuk selalu dirasakan dan diucapkan,,cinta selalu muncul didalam diri kita apabila menjalani sesuatu dengan ketulusan dan kejujuran..dengan memiliki kejujuran CINTA selalu lekat didalam DIRI,,,,
CINTAAAAAA !!!!!!!!!!!!!!!
September 7, 2007 pada 2:55 am
Heh..heh..jatuh cinta nih yee…. Cinta itu seperti kuda liar yang bermain dalam jiwa manusia. Dia harus dikendalikan dengan keimanan dan akal sehat, agar cinta bisa memberi manfaat secara optimal.
September 10, 2007 pada 2:24 pm
wah, ganti wajah nih………
makin sayhdu saja………..
September 10, 2007 pada 2:29 pm
ha ha ha ha…kayak bunglon
September 12, 2007 pada 2:15 pm
Cinta….terkadang semua memang indah, namun terlalubanyak perasaan yang menyakitkan hanya karena satu perasaan…..Cinta
Dan Cinta… memang “tak hanya diam” namun cinta lebih banyak bertujukan pada sebuah perasaan yang mendalam demi sebuah keabadian kehidupan.
Serta Cinta…. kini kuhanya terombang-ambing bak tersapu gelombang hanya karena satu kesemuan CINTA
—-Rheza—–
September 13, 2007 pada 4:39 am
Mencintai manusia dengan segala kekurangan dan kelebihannya…dengan akal sehat dan rasio…itu cinta yang berbobot dan penuh komitmen…bukan cuma rasa indah dan rasa ekstasi akan kenikmatan ‘cinta’….cintailah sesamamu
November 23, 2007 pada 2:45 pm
emang gue pikirin..
tapi, gue pikir-pikir emang…
semakin gak dipikir, malah mikir…
mikir-mikir…jadi pikiran…
itu yang namanye CINTA…
ngomong or diam….
tetap pikiran gue ke dia…
November 27, 2007 pada 1:04 pm
Toooooooooloooooooong Gw lagi jatuh cinta
Agustus 4, 2008 pada 3:22 pm
cinta itu di dalam hati
rindu itu di dalam jiwa
nafsu itu di alat kelamin
jenuh itu bila tak ada lagi kesepahaman