Indahnya pertemanan itu..

Posted in just sharing on September 11, 2008 by selvimonodi

“Hari terus berlalu, tak terasa berujung dengan berganti tahun. Pun tahun-tahun yang dilewati itu telah kosong bersama hari hari indah dulu ketika pertemenan indah diwaktu sekolah dan kuliah .. tapi kembali waktu itu berpihak kepada pertemanan indah itu..

ketika aku dipertemukan kembali dengan teman-teman lama , ketika itu pula hatiku mulai bersorak girang yang tak bisa dikatakan dengan kata-kata apapun… indaaaaaaaaaah sekali !! seindah hatiku ketika mendapatkan kabar berita dari teman-teman lama ku itu…

TUHAN… ternyata keindahan pertemanan itu kembali akan KAU ukir untukku, menemani hariku yang kala sepi akan hadirnya teman seperjuangan aku yang telah lama tidak pernah bersapa dengan ku…

TERIMA KASIH TUHAN…

Setelah sekian lama , satu persatu aku kembali bertemu dan bersapa dengan mereka.. hidup ini berasa kembali berwarna membawa aku ke dalam indahnya masa dahulu, ketika beban hidup tidak begitu dihiraukan…”

YACH… mungkin sebagian dari anda bisa merasakan bagaimana indahnya bertemu dengan teman lama yang sudah bertahun-tahun tidak pernah ketemu dan bersapa. Itulah yang aku rasakan saat ini. Satu persatu aku disapa oleh teman lama aku waktu di sekolah dan perkuliahan ku. Kenapa tiba-tiba aku merasa sangat bahagia, kebahagiaan yang sangat nyata dan telah menyentuh hatiku, dan kembali menyadarkan aku betapa penting dan tingginya arti dan nilai pertemanan baik itu?

Rasanya ingin bertemu semua teman teman lama, pasti kita akan bercanda.. bercerita tanpa henti dan tertawa selepasnya mengingat masa lalu nan indah.. oh indahnya…!!!

Mungkin anda merasakan hal yang sama dengan ku?

Tersenyumlah Bersama Pikiran Positif Anda

Posted in pembelajaran hidup on Desember 17, 2007 by selvimonodi

image024.jpg

Kita tahu hidup itu tidak selamanya bisa mengikuti kata hati kita. Ketika hidup itu diliputi rasa bahagia, pasti kita akan bisa tersenyum untuk hidup kita itu. Tapi ketika masalah – masalah hidup muncul ke hadapan kita, masih bisakah kita untuk tersenyum? 

Saya rasa sebagian besar dari anda akan berkata “tidak bisa!”. Mungkin pada awalnya saya pun akan mengatakan hal yang sama “tidak bisa!”. Tapi ketika anda merubah pola pikir anda bagaimana anda bisa untuk selalu tersenyum dengan segala permasalahan yang ada, bagaimana anda bisa menyelesaikan suatu masalah itu dengan baik, segeralah anda mencoba untuk tersenyum dan menanggapi dengan positif.

  Setiap anda pahami masalah itu, anda coba untuk tersenyum. Anda mencoba berusaha untuk selalu menyikapi dengan pikiran positif anda. Tidak gampang memang!  Tapi ketika hal itu bisa dilakukan (positive thinking), semua bisa berubah seketika. Tadinya rasa marah dan kesal yang sangat dominan, akan berubah menjadi tenang dan anda akan kembali berfikir semua masalah itu ada jalan keluarnya. Anda akan kembali bisa tersenyum sehingga beban beban itu terasa lebih ringan dari pada yang dibayangkan. 

Jadi menurut saya, dua kata “Senyum dan Selalu Berpikiran Positif” itu adalah salah satu kunci menurunkan tingkat stress dalam menjalani hidup  dan saya rasa anda akan bisa lebih menghemat kerutan di wajah anda bukan? 

Jadi .. tersenyumlah bersama pikiran positif anda…. J     

Cinta, Ruang dan Batas

Posted in Uncategorized on November 26, 2007 by selvimonodi

black.jpg

Cinta itu bisa tumbuh kapan dan dimana saja selama ia mau.

 Cinta itu bisa terus ada tanpa ada batas yang membatasinya.

Cinta itu tidak bisa melihat ruang yang kosong karena cinta itu terlalu indah untuk tidak diisi dengan segala keindahan cinta.

Siapapun dan dimanapun kamu, kalau cinta itu sudah mulai mendekati, dekat dan semakin dekat dengan hati dan jiwa kita, kita tidak akan bisa menolak kehadiran cinta itu. Mungkin ada sebagian orang tidak bisa mengartikan cinta yang sebenarnya, karena cinta itu sendiri tidak bisa di bohongi.

Cinta itu ada mulai dari hati dan rasa. Ketika kita mencoba membohongi diri kita untuk cinta, kamu akan tersakiti dengan kebohongan itu.

Cinta itu tulus adanya. Cinta itu terlalu suci untuk disakiti. Cinta itu adalah suatu penghargaan sebuah rasa sayang untuk seseorang yang disayangi.

Maka dari itu hargai dan nikmatilah cinta itu dengan segala keindahannya…

Belajar Menghargai Hidup Lewat ‘anak’

Posted in Uncategorized on November 16, 2007 by selvimonodi

dear1.jpg

Hidup di jaman seperti sekarang yang menjanjikan banyak kesenangan untuk bisa lebih menikmati hidup sendiri membuat banyak orang berfikir untuk apa menikah muda atau  menikah terlalu cepat. Karena banyak orang juga yang menganggap dengan adanya pernikahan semua kebebasan sebelum menikah itu akan mulai tertutupi. Mungkin itu ada benarnya juga, tapi kalau menurut saya sebagai perempuan menikah muda itu ada juga baiknya..disini saya akan bercerita bagaimana saya menilai arti kehidupan setelah saya tidak sendiri lagi apalagi sekarang saya hidup sudah di karuniai dua orang anak walaupun hanya satu yang diputuskan oleh-Nya sampai saat ini untuk saya rawat dan besarkan agar kelak bisa menjadi anak yang bisa menjadi “seseorang” dalam arti kata positif.

Menurut saya hidup setelah menikah itu sangat mengasyikkan. Saya tidak menyesal dengan keputusan yang saya ambil untuk menikah diusia bisa dibilang masih terlalu muda untuk hidup di kota metropolitan ini. Karena ada kenikmatan tersendiri apalagi setelah adanya anak dalam hidup berumah tangga. Rasanya keindahan hidup semakin nyata dan berwarna. Mengapa di awal tulisan ini saya menuliskan ”Menghargai hidup lewat anak?”… karena dengan adanya anak ini lah saya betul-betul menghargai waktu yang ada untuk bisa di gunakan dengan sebaik-baiknya. saya lebih bisa mengatur dan mengendalikan emosi dan keinginan saya akan hal-hal yang berbau positif dan mungkin juga negatif. Saya merasa lebih bisa untuk menghargai apapun yang berhubungan dengan kebaikan dan perkembangan jiwa anak. Hidup dalam lingkungan seperti sekarang apalagi kata orang “ini jakarta men”, berteman dengan berbagai macam sifat orang, tidak menutup kemungkinan untuk melakukan hal-hal yang berbau negatif itu sangat berpeluang besar sekali. Tapi seperti yang saya bilang tadi ternyata hanya dengan satu kata “anak” itu bisa merubah segalanya.

Saya ingin menjadi ibu yang baik buat anak saya. Bisa menjadi panutan dan penuntun bagi anak saya untuk melangkah kedepan. Saya ingin menjadi ibu yang bisa mengarahkan anak saya kelak bisa menjadi ”seseorang” yang berprestasi untuk sekarang dan kelak dia besar.

“Semua langkah buruk saya terhenti karena anak dan semua langkah baik saya menjadi mantap ke depan juga karena anak”.

Itulah makanya kenapa saya menulis ini karena memang hidup saya lebih merasa saya hargai karena hadirnya anak dalam proses kehidupan saya ini.

Persahabatan vs Cinta

Posted in Uncategorized on November 16, 2007 by selvimonodi

duo.jpg

Persahabatan yang terjalin dengan indah akankan harus ternoda hanya dengan satu kata “cinta”  yang tumbuh dalam persahabatan itu….persahabatan itu harus terus ada tapi tidak dengan adanya cinta serta keinginan untuk memiliki terhadap sahabat sendiri. 

Ketika persahabatan itu tidak ingin ternodai tapi dibalik itu rasa cinta semakin menggebu ingin melebihi rasa yang dibatasi dalam kata ‘sahabat’menjadi satu yang sangat special.. apa yang harus dilakukan sementara persahabatan adalah satu kata yang paling indah untuk di jalani di dunia ini… karena persahabatan adalah salah satu cara membuat hidup menjadi lebih berwarna dan lebih berarti… 

Tapi persahabatan itu sekarang harus berakhir karena satu kata “cinta” yang ingin menodainya,,, apakah itu jalan terbaik untuk mengakhiri persahabatan ketika persahabatan itu selalu mengikutinya…. 

Bagaimana dengan anda menyikapi dilema ini……..?

adakah rasa “jenuh” dalam pernikahan-mu?

Posted in pembelajaran hidup on September 20, 2007 by selvimonodi

vii1.jpg

Apa yang terlintas di benak anda ketika membaca sepenggal kalimat diatas? Pasti anda akan kembali me-rewind dari masa anda mengawali pernikahan anda selama ini. Bisakah anda jujur dengan hati anda akan jawaban yang sebenarnya ketika pertanyaan itu muncul….? 

Saya pernah beberapa kali menanyakan hal diatas kepada teman-teman saya juga atasan saya yang sudah saya kenal dekat. Mereka sudah menjalani pernikahan selama 10 tahun keatas.. dengan umur mereka yang cukup dewasa dan pernikahan yang sudah termasuk awet, muncul pertanyaan saya kepada mereka..selama menjalani pernikahan ini pernahkan ada masa “rasa jenuh” terhadap pasangan mereka.. Jawaban yang saya dapat lebih dari 50% mereka pernah mengalami masa “rasa jenuh”..banyak hal penyebabnya salah satu nya ekonomi, bosan ketemu tiap hari dan sampai seks yang itu-itu saja..

dari jawaban ini saya kembali bertanya apa yang mereka lakukan ketika bosan terhadap pasangan mereka? Ternyata ada juga yang mencari seks di luar mungkin istilah kerennya perselingkuhan membuat hidup lebih berwarna.. Tapi adilkah bagi pasangan mereka masing-masing ketika pasangannya mencari kesenangan untuk menghilangkan rasa jenuhnya? Tentu tidak! Saya pun tidak bisa membayangkan bagaimana kalau suami istri ini sama-sama jenuh satu sama lainnya..apakah mereka akan bisa berterus terang untuk bisa menghilangkan jenuhnya dengan pasangan baru mereka walaupun itu hanya selingkuhan mereka?  

Jawaban jujurnya tentu ada dalam pikiran anda masing-masing..

seandainya anda mau jujur….?       

kaila’s gallery…

Posted in coretan warna on September 12, 2007 by selvimonodi

love.jpgnumber.jpggnight.jpgluv2.jpgfruits.jpgmy-sweet-home.jpgduo-bungo.jpgkampungku.jpgbroken-heart.jpg

selamat atas kemenanganmu bidadari kecilku…

Posted in just sharing on September 12, 2007 by selvimonodi

kei1.jpg

…Perjuangan meraih satu kata “kemenangan” tidak semudah mengucapkan dengan kata-kata. Bagaimana tidak? Aku melihat sendiri dari perjuangan anakku tanpa  beban apa-apa untuk meraih kemenangan yang dia dapat. Dengan usia semuda itu anakku tetap semangat dan bertahan dalam menjalankan proses menuju ke final lomba Anugrah Top Modelling 2007. Aku masih ingat bagaimana seorang kaila ketika memasuki tahap AUDISI ku antar kaila sampe di pintu ruang interview. Aku tidak boleh ikut ke dalam, tapi aku senang sekali kaila berani untuk di interview tanpa ada penolakan sebelum masuk keruang tersebut. Setelah interview aku lihat dari celah celah kecil, kaila menuju lagi ke ruang pemotretan. Dari jauh kulihat kaila berpose dengan lucunya hingga aku hanya bisa berbicara dalam hati betapa beraninya engkau anakku?…. Setelah dua sesi penilaian ini kaila baru dipanggil untuk sesi jalan di catwalk. Disini aku boleh ikut melihat dengan jelas. Kulihat bidadari kecilku melangkah tanpa ragu dan tanpa rasa malu menuju panggung dan berjalan di sana dengan kepolosan yang dia punya. Semua orang bertepuk tangan atas penampilan kaila waktu itu. Aku sebagai orang tuanya juga pasti sangat senang, lagian ibu mana yang tidak senang melihat anaknya bisa melakukan sesuatu yang bagus diluar sana… Akhirnya hasil penilaian itu ada, dan kaila lolos ke babak semi final. Luar biasa, dari sekian banyak yang ikut akhirnya kaila bisa mengikuti semifinal. Aku kembali sibuk untuk persiapan menuju semifinal. Kaila harus latihan koreo selama dua hari. Aku adalah wanita pekerja yang tidak bisa menemani aktivitas kaila selama hari kerja. Untungnya pada saat kaila harus latihan koreo ada tante dan oma nya yang menemani.  SEMIFINAL itu datang…aku coba untuk selalu memberi semangat sama kaila. Menang kalah dalam kompetisi itu biasa. Sekarang adalah babak penentuan untuk bisa maju ke final. Penampilan kaila malam ini benar benar diluar dugaanku. Kaila tampil dengan bagusnya. Aku melihat sendiri orang-orang di sekelilingku berkomentar bagus tentang kaila. Semua pada bertepuk tangan. Aku senang sekali dengan bakat yang dimiliki kaila.  Hari penentuan lolos ke final itu pun tiba. Pagi-pagi aku cari tukang Koran untuk membeli salah satu Koran ibukota. Karena pengumuman pemenang itu ada di Koran tersebut. Akhirnya Koran itu kutemukan juga dan dengan perasaaan deg-degan aku berusaha mencari satu persatu halaman dimanakah beradanya sebaris nama anakku sebagai bukti kaila lolos ke final. Akhirnya aku temukan juga dan Elvaretta Kailarashel Jonea adalah nama urutan pertama. Bisa dibayangkan betapa senangnya aku waktu itu.  Persiapan menuju FINAL itu pun kembali menyibukkan aku. Selain kerja kantoran aku juga harus bisa sebagai ibu yang bisa mengembangkan talenta yang dimiliki anakku. Anakku harus dikarantina sebelum mengikuti acara final. Aku temani anakku sewaktu karantina. Aku lihat sendiri bagaimana perjuangan kaila dimana badannya lagi tidak sehat masih tetap mau dan semangat untuk terus mengikuti kegiatan selama karantina. Selain acara latihan koreo ada juga kegiatan olahraga dan outbond nya. Disini aku sangat salut sama kaila melihat semangatnya yang luar biasa dengan umunya yang masih dibilang sangat muda. Kaila adalah anak yang paling muda waktu di karantina. Karena kaila satu-satunya anak yang masih berumur 4 tahun. Karantina itu selesai. Sekarang saatnya kompetisi final itu mulai dipertontonkan untuk menentukan siapakah pemenangnya. Kaila tampil sebagai pembuka acara. Ada rasa deg-degan ketika kaila harus tampil karena bagaimanapun kaila harus tampil dengan baik apalagi ini ditonton oleh banyak orang. Penampilan kaila sangat bagus bisa dilihat dari perhatian para juri yang tidak lepas dari kaila. Juga para penonton yang ada disekelilingku.  Penentuan pemenang adalah hal yang ditunggu…dan alhamdulillah “elvaretta kailarashel jonea” adalah pemenangnya. Aku melihat betapa dengan kepolosannya dia mengangkat tinggi piala dan tiket ke bali juga tabungan yang kaila dapat sebagai hadiahnya.. kebahagiaan tak terucap dari bidadari kecilku.. Terima kasih anakku..terima kasih bidadari kecilku..Terima kasih atas semangat yang tak putus dari mu..Terima kasih atas kemenangan yang kau bawa pulang untuk orang tuamu…

Selamat atas kemenanganmu sayang…

rindu…

Posted in pelepas hati on September 11, 2007 by selvimonodi

vi-smile.jpg…ketika rindu itu menyentuhmu..kamu tidak akan kuasa untuk memendam dan merasakannya seorang diri…lepaskan kerinduanmu walaupun hanya lewat goresan tanpa suara ini..lepas..lepaaas..hingga kamu merasa lega…seperti raga lepas terbang bebas di atas sana… ketika rindu menyentuhmu.. kau tidak akan bisa melepaskan sentuhan itu…nikmatilah…indahnya rindu…

ketika cinta itu tak bicara…

Posted in pelepas hati on September 5, 2007 by selvimonodi

image840.jpg

mencintai … dicintai

dua kata indah cermin bahagia

dua kata bangkitkan semangat hidup yang telah patah

dua kata hilangkan gundah gulana…

dua kata merubah segalanya menjadi indah…

tapi ketika dua kata itu tidak bicara…

hanya dirasa, akankah dua kata itu bisa lebih bermakna?

cinta itu ternyata tak harus bicara

dengan diam pun cinta itu bisa berkata,

mungkin melebihi kata-kata indah…

ketika cinta itu tak bicara…